Berita KBIHU AL-JAJAA
Makkah - Ratusan jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Jajaa berhasil melaksanakan ibadah wukuf di Jabal Rahmah, Padang Arafah, pada puncak pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Dengan mengenakan pakaian ihram putih dan identitas berwarna pink yang khas, para jamaah KBIH Al-Jajaa terlihat sangat antusias dan penuh khusyuk dalam melaksanakan rukun haji yang paling penting ini.
Jabal Rahmah atau yang dikenal sebagai Gunung Kasih Sayang memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi umat Islam. Di tempat inilah Nabi Adam AS dan Siti Hawa bertemu kembali setelah sekian lama terpisah sejak turun ke bumi. Lokasi suci ini menjadi salah satu spot favorit para jamaah untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Para jamaah KBIH Al-Jajaa terlihat sangat kompak dan tertib dalam melaksanakan rangkaian ibadah. Mereka berkumpul di kaki Jabal Rahmah dengan dipandu oleh tim pembimbing haji yang berpengalaman. Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti rombongan ketika mereka bersama-sama mengangkat tangan memanjatkan doa.
"Alhamdulillah, ini adalah momen yang sangat saya tunggu-tunggu. Rasanya tidak percaya bisa sampai di tempat yang sangat bersejarah ini bersama keluarga besar KBIH Al-Jajaa. Saya berdoa untuk keluarga, untuk negara, dan untuk seluruh umat Islam di dunia," ujar Haji Muhammad Ridwan (55), salah satu jamaah KBIH Al-Jajaa yang berhasil ditemui di lokasi.
KBIH Al-Jajaa yang telah berpengalaman bertahun-tahun dalam membimbing jamaah haji, kembali menunjukkan profesionalitas dan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaahnya. Organisasi yang telah dipercaya oleh ribuan jamaah haji ini selalu mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah para jamaahnya.
Tidak hanya jamaah dewasa, beberapa jamaah muda juga terlihat ikut serta dalam rombongan KBIH Al-Jajaa ini. Mereka menunjukkan semangat yang luar biasa meski harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dari tenda di Padang Arafah menuju Jabal Rahmah. Para jamaah muda ini mengatakan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji di usia muda bersama KBIH Al-Jajaa adalah anugerah yang sangat berharga.
"Saya sangat bersyukur bisa berangkat haji di usia 28 tahun bersama KBIH Al-Jajaa. Ini adalah impian saya sejak kecil. Orangtua saya sangat mendukung dan mendoakan saya. Pelayanan KBIH Al-Jajaa sangat baik, pembimbing sangat sabar dan perhatian. Di sini, saya merasakan kedamaian yang luar biasa," ungkap Hajjah Siti Nurhaliza, salah satu jamaah muda KBIH Al-Jajaa.
Koordinator rombongan KBIH Al-Jajaa, Ustadz Abdullah Hasan, menjelaskan bahwa persiapan untuk wukuf di Jabal Rahmah sudah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. Para jamaah diberikan pembekalan materi tentang tata cara wukuf yang benar, doa-doa yang dianjurkan, serta tips menjaga kesehatan di tengah cuaca yang sangat panas.
"Kami dari KBIH Al-Jajaa memastikan semua jamaah dalam kondisi sehat dan siap. Kami menyediakan air minum yang cukup, payung, dan perlengkapan kesehatan lainnya. Tim medis kami juga standby 24 jam. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Ini adalah komitmen KBIH Al-Jajaa untuk selalu memberikan pelayanan terbaik," jelasnya dengan penuh semangat.
Cuaca di Padang Arafah pada hari itu cukup terik dengan suhu mencapai 42 derajat Celcius. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para jamaah KBIH Al-Jajaa untuk tetap melaksanakan ibadah dengan penuh kesungguhan. Mereka saling menguatkan satu sama lain dan berbagi air minum serta makanan ringan, menunjukkan kekompakan dan kebersamaan yang telah terjalin sejak proses persiapan di tanah air.
Tim medis KBIH Al-Jajaa yang bertugas di lokasi juga siap sedia memberikan pertolongan pertama jika ada jamaah yang mengalami gangguan kesehatan. Beberapa jamaah yang sempat merasa lelah langsung mendapatkan penanganan dan bisa melanjutkan ibadah setelah beristirahat sejenak di posko kesehatan yang telah disiapkan.
Selain melaksanakan ibadah, para jamaah KBIH Al-Jajaa juga memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan kenangan berharga melalui foto bersama. Dengan latar belakang Jabal Rahmah yang megah dan langit yang cerah, mereka berfoto dengan penuh suka cita. Identitas pink yang mencolok membuat rombongan KBIH Al-Jajaa mudah dikenali dan menjadi sorotan positif di antara jutaan jamaah dari berbagai negara.
Ketua KBIH Al-Jajaa, Haji Syamsul Arifin, yang turut mendampingi jamaah, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini. Ia juga berpesan kepada para jamaah untuk selalu menjaga niat dan keikhlasan dalam setiap ibadah yang dilaksanakan.
"Haji adalah ibadah yang sangat mulia. Kami dari KBIH Al-Jajaa selalu menekankan kepada jamaah untuk menjaga niat tetap ikhlas karena Allah semata. Jangan sampai ada riya atau ujub dalam hati kita. Semoga haji kita semua diterima oleh Allah SWT dan kita bisa kembali ke tanah air dalam keadaan suci seperti bayi yang baru lahir," pesan Haji Syamsul dengan penuh hikmat.
KBIHU Al Jajaa adalah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah yang berlokasi di Jl. Raya Cemplang Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Lembaga ini dipimpin oleh H.